Ticker

6/recent/ticker-posts

5 Jenis Fintech yang Kini Tersedia di Indonesia

Teknologi merupakan hal yang sangat cepat perubahannya saat ini. Tentu saja, semua kegiatan dalam masa kini, akan menggunakan sebuah teknologi dalam prosesnya, termasuk juga dalam sistem keuangan. Financial Technologi atau lebih kerap dikenal dengan Fintech ini memiliki banyak jenisnya terutama di Indonesia.

 


Jenis Fintech di Indonesia

Teknologi keuangan yang saat ini sedang marak digunakan oleh orang dalam setiap pembayaran transaksinya tentunya memiliki jenis yang berbeda menurut kategorinya. Berikut adalah macam-macam teknologi finansial yang terdapat di Indonesia.

 

1.     Clearing, Payment, and Settlement

Teknologi keuangan kelompok ini banyak digunakan sebagai alat pembayaran dalam dunia perbankan, terutama oleh Bank Indonesia. Teknologi keuangan ini akan sangat mendukung dengan sistem e-commerce yang praktis, aman, nyaman, dan cepat.

 

Seperti halnya dompet elektronik (e-wallet) juga menggunakan sebuah teknologi keuangan dengan kategori ini. Sehingga saat Anda ingin membayarkan sebuah transaksi, akan sangat cepat bila menggunakan teknologi ini di manapun dan kapanpun juga.

 

2.     Provisioning

Provisioning atau market aggregator merupakan penghimpun informasi mengenai keuangan. Sehingga memudahkan para pengguna untuk membandingkan sebuah harga atau keuangan. Banyak yang menggunakan teknologi keuangan ini seperti pembanding premi asuransi, bunga KPR, bunga kartu kredit, dan sebagainya.

 

Kebanyakan layanan teknologi ini diakses melalui browser di laptop. Akan tetapi, sudah terdapat beberapa platform yang telah meluncurkan dalam bentuk aplikasi untuk mempermudah proses perbandingan melalui ponsel penggunanya.

 

3.     P2P Lending dan Crowdfunding

Perusahaan yang bergerak dengan sistem P2P Lending dan Crowdunding juga menggunakan sistem teknologi finansial. Khususnya di negara ini, peer to peer lending Indonesia banyak digunakan oleh para pelaku usaha untuk memperoleh sebuah modal dengan bunga yang rendah seperti Amatha.

 

Perbedaan dari peer to peer lending dengan crowdfunding terletak pada prosesnya saja. P2P Lending membantu para debitur maupun kreditur membantu proses peminjaman tanpa tatap muka. Sedangkan crowdfunding membantu pemilik dana untuk disalurkan kepada seseorang bersama dengan pemilik dana lainnya.

 

4.     Investasi dan Manajemen Resiko

Perencanaan finansial ini banyak digunakan dalam mengambil sebuah keputusan keuangan mengenai langkah-langkahnya. Apabila menggunakan teknologi keuangan ini, Anda dapat memanfaatkan dalam pengolahan keuangan dengan cara investasi ataupun mengikuti sebuah asuransi yang sangat tepat.

 

5.     Penambahan Modal, Deposito, dan Pinjaman

Seperti halnya sistem P2P Lending, jenis teknologi keuangan ini banyak digunakan oleh sesama investor untuk memperoleh keuntungan. Untuk melakukan sistem ini, tentunya Anda harus memiliki sebuah perusahaan yang legal dan terdaftar di Bank Indonesia untuk memperoleh keuntungan yang sangat besar.

 

Setelah mengetahui jenis-jenis teknologi keuangan di atas, tentu saja Anda juga dapat secara langsung memahami apa itu Fintech. Apabila Anda ingin memperoleh modal untuk usaha, tentunya dapat mengakses website resmi Amartha untuk memperoleh informasi mengenai teknologi finansial berbasis P2P Lending.

Posting Komentar

0 Komentar