Ticker

6/recent/ticker-posts

Efek Samping Bleaching Gigi

Bleaching gigi dapat mengembalikan warna gigi menjadi putih hanya dalam hitungan menit saja. Dengan hasil fantastis tersebut, banyak orang tergiur mencoba bleaching gigi. Akan tetapi, adakah efek samping bleaching gigi?



Bleaching gigi merupakan perawatan pada gigi yang mengalami perubahan warna, bisa karena rokok atau kebiasaan mengonsumsi makanan dan minuman yang bisa merubah warna. Bleaching gigi bisa dilakukan oleh dokter gigi secara langsung atau dilakukan sendiri setelah dipandu oleh dokter gigi terlebih dahulu. Hanya saja, bleaching gigi yang dilakukan oleh dokter memberikan hasil yang lebih cepat.

Akan tetapi, bleaching gigi ini dapat memberikan efek samping karena gel dan sinar yang digunakan pada proses bleaching gigi. Sebut saja hidrogen peroksida. Senyawa ini terdapat pada gel yang dioleskan pada gigi saat bleaching. Senyawa ini dapat merusak email dan sementum pada gigi sehingga jaringan keras pada gigi akan mudah rusak. Selain itu, bila senyawa kimia ini mengenai gusi, gusi akan merasakan sensasi terbakar yang sangat tidak nyaman.

Efek samping bleaching gigi juga bisa ditimbulkan oleh sinar laser yang digunakan. Pada proses bleaching, gel yang mengandung hidrogen peroksida atau carbamide peroxide harus dipanaskan atau disinari agar dapat membersihkan noda pada gigi. Sinar laser ini dapat menimbulkan rasa ngilu pada gigi. Rasa ngilu ini dapat bertahan hingga 3-4 hari. Bahkan ada juga kasus di mana ngilu ini bertahan hingga mingguan.

Efek samping lain dari bleaching gigi adalah warna ini tidak akan bertahan lama. Dalam hitungan bulan, gigi akan kembali ke warna aslinya, dan bila Anda tidak bisa menjaga pola hidup yang baik, warna kuning gigi kembali lebih cepat. Alhasil, proses bleaching gigi diperlukan kembali. Bleaching gigi yang terlalu sering akan merusak enamel gigi dan membahayakan gigi.

Efek samping bleaching gigi memang dapat diminimalkan oleh dokter dengan pemberian beberapa obat atau pelindung pada gusi sebelum proses bleaching. Akan tetapi, ada baiknya tetap berkonsultasi dan mempertimbangkan efek samping yang ada, karena setiap orang bisa mendapatkan efek samping yang berbeda-beda.

Posting Komentar

0 Komentar